Rhenald Kasali berbicara lebih baik daripada masa lalu ekonomi Indonesia

Hasil gambar untuk Rhenald Kasali

Rhenald Kasali, profesor ekonomi di Universitas Indonesia (UI), telah mengalami perubahan dalam model ekonomi di Indonesia. Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), saat ini mempromosikan keadilan dari bawah, seperti daerah pedesaan dan UMKM.

“Ini tidak seperti di masa lalu dari atas, oleh konglomerat, dll.”, Tetapi terutama dalam ekonomi pedesaan, UMKM: unicorn adalah pentas ekonomi yang diterima dengan cara baru sehingga orang dapat bergabung “Kata Rhenald seusai diskusi publik dan pembekalan relawan Jokma Jawa Barat di Bandung, Sabtu (2/3/2014).

Pertimbangkan partisipasi ekonomi Indonesia yang sangat besar. Dikatakan bahwa situasi ekonomi di Indonesia sekarang lebih baik dari sebelumnya.

“Saya pikir orang harus memahami bahwa situasi saat ini jauh lebih baik bagi kita,” katanya.

Rhenald mengatakan bahwa mata dunia sekarang terfokus pada Indonesia. Secara ekonomi, Indonesia tumbuh sangat baik.

Dia mengatakan, misalnya, pertumbuhan ekonomi Singapura sekarang berada di bawah Indonesia. Seorang anak yang lahir di Singapura memiliki “hutang” 800 juta rupee, sementara di Indonesia hanya 13 juta rupee.

“India memiliki pertumbuhan lebih dari Indonesia (sekitar 7,7%), tetapi indeks kepercayaan konsumen di bawah 100 (95), yang berarti bahwa orang tidak ingin menghabiskan, orang tidak percaya pada ekonomi negara,” katanya.

Indonesia, yang pertumbuhan ekonominya 5,1% memiliki kepercayaan dalam pembelian, telah mencapai 125 poin. “Itu berarti bahwa 25% mengungguli yang mendasar: masyarakat kita menghabiskan biaya, masyarakat kita optimis tentang masa depan,” katanya.

Dia tidak menyangkal bahwa ada dinamika ekonomi yang naik dan turun. Sebagai contoh, jumlah penggemar umrah telah meningkat, dan jumlah penerbangan telah turun di bulan Januari.

Baginya itu adalah anomali, karena musim ramai berlangsung pada bulan Desember. Penerbangan lain ke Indonesia membebankan biaya dan biaya bagasi. Namun, ia yakin bahwa semuanya akan kembali normal.

“Kami berharap setelah menentukan harga avtur beberapa bulan ke depan (jumlah penumpang) akan naik lagi,” katanya.

Menurut Rhenald, sebelum Partai Demokrat 2019, senang memiliki kampanye yang tidak menyakitkan. Sebaliknya, ia mempromosikan kepercayaan publik pada kebangkitan ekonomi Indonesia.

“Berbagai masalah pemilihan mempengaruhi rasa, tetapi memilih dengan jelas dengan kesehatan.” Di masa depan, siapa pun yang menang harus saling mendukung. “Partai ini harus senang, tidak tertekan.” Tidak seperti sekarang, salah-salah, benci-benci, tanpa Kata-kata itu enak didengar, membuat orang gelisah, “kata Rhenald.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *