Category Archives: Otomotif

NISSAN TERRA DILUNCURKAN UNTUK MENJADI PESAING TOYOTA FORTUNER DI FILIPINA

Nissan Motor Philippines baru saja meluncurkan Nissan Terra Senin (29/05) kemarin di Clark Pampagna, Filipina. Peluncuran ini merupakan peluncuran kedua Nissan Terra didunia Setelah Tiongkok, dan akan berlanjut ke Thailand dan Indonesia pada tahun ini. Nissan Terra merupakan SUV ladder frame yang berbasis dari pickup NP300 Navara ini langsung berhadapan dengan Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Fortuner, Ford Everest, dan SUV ladder frame lainnya.

Karena berbasis dari NP300 Navara, maka terdapat beberapa bagian yang agak menyerupai pickup andalan Nissan tersebut. Contohnya seperti fascia depan yang memang sangat mirip dengan NP300 Navara namun dengan beberapa sentuhanyang membuatnya terlihat lebih ‘mengaspal’ daripada ‘mentanah’.

Kemudian bagian interior, yang benar-benar mirip Navara. Tapi dengan tambahan kursi baris ke-3 dan beberapa fitur kenyamanan lainnya. Dan untuk mesin juga sama seperti Navara, menggunakan mesin YD25DDTi 2.5L diesel yang mampu menghasilkan tenaga 190 PS dan torsi 440 Nm.

Untuk varian, Terra dilepas dengan jumlah 6 varian. Mulai dari 2.5 Mid 4×2 MT, 2.5 Mid 4×2 AT, 2.5 High 4×2 AT, 2.5 Prem 4×2 AT, dan varian high end 2.5 Prem 4×4 AT. Dan Harga Nissan Terra Berkisar dari 1.499.000 PHP (401 jutaan) sampai 2.096.000 PHP (561 jutaan).

Langkah ini merupakan bagian perusahaan untuk memperkuat komitmen di kawasan Asia Tenggara. New Nissan Terra juga akan diluncurkan di Thailand dan Indonesia pada tahun fiskal ini, diikuti oleh Brunei, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam.

New Nissan Terra dilengkapi dengan sasis tangga yang serba guna, diperkuat untuk memberikan ketangguhan mengemudi di medan off-road. Untuk masyarakat Filipina, menggunakan mesin diesel YD25 yang menawarkan performa dan akselerasi terbaik di kelasnya. Memberikan pengalaman berkendara yang mulus namun bertenaga, dengan 190 tenaga kuda dan torsi 450Nm. SUV ini memiliki teknologi terdepan untuk berkendara lebih aman dan percaya diri yang disebut Nissan Intelligent Mobility.

Ashwani Gupta, Senior Vice President for Nissan Light Commercial Vehicle Business mengatkan bahwa New Nissan Terra dibuat berdasarkan pengalaman kami membuat SUV terbaik selama lebih dari 60 tahun, termasuk model-model iconic seperti Nissan Patrol. Melalui New Nissan Terra, Nissan ingin memenuhi permintaan pasar Asia Tenggara yang tumbuh terhadap SUV berukuran menengah dan mobil baru pada umumnya. Segmen SUV sendiri tetap berada di peringkat tiga teratas dan menjadi pendorong pertumbuhan di Asia Tenggara.

Nissa Terra memiliki kapasitas tempat duduk yang nyaman untuk 7 penumpang. Hal ini dapat dilihat dari ruang kabin yang diklaim terluas di kelasnya. New Nissan Terra juga dilengkapi dengan kursi baris kedua yang dapat dilipat dan tumbling, sehingga sesuai untuk perjalanan dalam kota maupun petualangan off-road.

Untuk keselamatanmnya sendiri pada mobil Nissan Terra dibekali teknologi Nissan Intelligent Mobility yang meliputi Lane Departure Warning, Blind Spot Warning, dan Intelligent Around View Monitor dengan Moving Object Detection. Nissan Terra merupakan SUV pertama dengan Smart Rear View Mirror, yang memberikan pandangan tak terhalang bagi pengemudi melalui kamera di bagian belakang.

Mobil ini juga dilengkapi dengan peningkatan kontrol, berupa 4WD-DIFF lock system dan Hill Start Assist. Hill Descent Control membantu mengendalikan kecepatan saat berkendara di kondisi jalan menurun. Ground clearance setinggi 225 milimeter diklaim cocok untuk melaju di jalanan di negara-negara Asia Tenggara. Di Indonesia, Nissan Terra akan mengisi segmen SUV medium. Di segmen ini, Nissan Terra akan berhadapan dengan dua penguasa pasar SUV yakni Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport serta Isuzu mu-X.

Apakah akan ada Volume II LCGC, Toyota Update Calya-Agya?

Hasil gambar untuk calya agya

Pemerintah sedang menyiapkan peraturan untuk kendaraan hemat energi dan murah (KBH2) atau volume mobil hijau murah (LCGC) II.

Menurut Yohannes Nangoi, Presiden Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo), volume kedua LCGC akan dirilis bersamaan dengan Low Carbon Vehicle (LCEV) atau Regulasi Kendaraan Emisi Rendah. Peraturan tersebut dilaporkan diterbitkan pada bulan April.

“Kami terus melakukannya karena LCGC memiliki mayoritas di Indonesia, dan kami akan melanjutkan proyek ini karena cukup baik,” kata Nangoi setelah konferensi pers GIIAS di Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (26/3) 2/2019).

Cosy volume II LCGC, apakah produsen menyiapkan produk baru? Menurut laporan, Volume II LCGC mengatur mobil LCGC untuk menghemat lebih banyak bahan bakar. Pada konsumsi bahan bakar 20 km / l, volume II akan meningkat menjadi 23 km / l.

“Karena itu posisi kami tertunda dan, tentu saja, sesuai dengan persyaratan peraturan, persiapan sebenarnya LCGC kami berada dalam posisi yang sangat baik, pada kenyataannya, sejalan dengan tujuan pemerintah, maka bagian dari LCGC adalah sekitar 20% dari pasar. Saya pikir tujuannya telah tercapai, pemerintah untuk CCCTB telah tercapai, dan apa yang perlu dilakukan selanjutnya tergantung pada program pemerintah dan kami melihat bahwa itu bukan lagi tentang CCCTB, tetapi mungkin kendaraan listrik atau hibrida, dan kami sedang mempersiapkan untuk arah ini, “kata Anton Jimmi. ini.

Target konsumsi bahan bakar 23 km / liter disesuaikan oleh Toyota. Ini adalah tugas pabrikan mobil untuk mencapai tujuan ini.

Jadi, untuk menyambut band LCGC kedua, Toyota akan memperkenalkan LCGC baru. Atau Anda hanya memperbarui Calya dan Agya?

“Saat ini, Calya-Agya masih relatif baru, hanya perubahan kecil: tampaknya platform yang digunakan tetap sama, tetapi nanti tergantung pada apakah pemerintah akan mengadopsi aturan baru, biasanya transmisi mesin diadaptasi Produk baru kami tidak berkomentar, kami hanya menunggu aturan. “Calya mempresentasikannya hanya pada akhir 2016. Jadi ini relatif baru, “kata Anton.