“Air Warka”, menara air dari udara

Hasil gambar untuk Warka water

Mengumpulkan air bisa menjadi kegiatan berbahaya. Pada kenyataannya, banyak orang membutuhkan berjam-jam untuk mencapai sumber air terdekat.

Selain itu, bahaya lain seperti satwa liar dan kontaminasi limbah adalah masalah lain yang perlu ditangani. Untuk alasan ini, arsitek Arturo Vitturi memiliki ide untuk mengumpulkan air untuk daerah-daerah terpencil. Vitturi telah mengembangkan wadah khusus untuk mengumpulkan air dari bambu dan bahan yang tersedia.

Struktur, yang disebut Air Warka, dirancang untuk “mengumpulkan” air dari udara. Struktur Air Warka terinspirasi oleh bentuk pohon Ethiopia yang disebut Warka.

Gagasan ini muncul ketika Vitturi mengunjungi desa-desa terpencil di timur laut Ethiopia.

Dia juga mulai membuat prototipe alat yang bisa mengumpulkan air. Warga yang tinggal di desa tersebut kesulitan mendapatkan air bersih. Bahkan wanita dan anak-anak harus berjalan jauh ke kolam.

Sayangnya, kolam tersebut biasanya terkontaminasi dengan kotoran hewan dan manusia. Gagasan yang diprakarsai oleh Vitturi pertama kali ditampilkan di Venice Biennale pada 2012 dan sejak itu ia dan timnya telah mengembangkan prototipe menara air dan struktur pendukung.

Prototipe pertama diuji pada 2015 di pedesaan Ethiopia dan masih dipantau hingga saat ini. Struktur menara pengumpul air Vittori ini terbuat dari bambu yang dapat membawa bahan polyester.

Dengan menggunakan bahan ini, konstruksi menara di dalam sangat mudah dijangkau. Alat ini dapat menahan uap air dari hujan, kabut, dan embun di permukaan menara yang dilapisi jaring.

Air ini kemudian dilewatkan ke reservoir, yang ditanam di bawah menara.

Menara air ini juga dilengkapi dengan gudang di bagian bawah menara, yang bertindak sebagai pencegah, sehingga air yang dikumpulkan tidak menguap. Air Warka dirancang untuk digunakan dan dikelola oleh penduduk setempat.

Menara ini tidak hanya ditujukan untuk pasokan air warga, tetapi juga dapat digunakan sebagai ruang pertemuan, di mana warga dapat menggunakan ruang di bawah atap menara.

Biaya membangun menara ini adalah sekitar $ 500-1.000 atau kurang dari seperempat dari biaya kamar mandi yang dimulai oleh miliarder Bill Gates.

Desain toilet Gates membutuhkan dana sekitar $ 2.000 dan lebih banyak dana untuk perawatan.

Sampai saat ini, konsep Air Warka telah diuji di beberapa daerah terpencil lainnya di Haiti, Madagaskar, Kolombia, Brasil, India, Sumba, Kamerun, dan wilayah lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *